13 Azab Maksiat di Bulan Ramadhan


Sahabat, banyak yang tidak menyadari bahwa betapa besarnya dampak dosa dan maksiat di bulan Ramadhan pada segala bidang kehidupan, ia berefek buruk terhadap kesehatan, pembentukan karakter, pergaulan sosial, bahkan berdampak buruk juga terhadap perolehan rezeki dan mendekatkan dengan jenis neraka dalam islam.

Jika hidup terasa hampa, masalah yang dihadapi sehari-hari terasa begitu berat, rezeki terasa sempit, badan dihinggapi berbagai penyakit, cobalah introspeksi perbuatan dosa dan maksiat di bulan Ramadhan yang kita lakukan! Bisa jadi hal tersebut dikarenakan adanya dosa dan maksiat di bulan Ramadhan yang diperbuat misalnya hukum menganggap remeh dosa dalam islam.

Berikut ini beberapadampak umum akibat perbuatan dosa dan maksiat di bulan Ramadhan yang dilakukan:13 Azab Maksiat di Bulan Ramadhan.

1. Dihinggapi berbagaipenyakit fisik

“Tidaklah suatuperbuatan zina menyebar pada suatu kaum, sampai-sampai mereka melakukannyasecara terang-terangan kecuali akan menyerang mereka wabah tha’un dan berbagaimacam penyakit yang tidak dialami oleh umat-umat terdahulu.” (HR. Ibnu Majah)

Tidak hanya dosa berzina yang menyebabkanbalasan zina dalam islam yang akan memperoleh berbagai macam penyakit kelamin dan penyakit mematikan. Akan tetapi nyaris seluruh perbuatan maksiat di bulan Ramadhan akan dibalas dengan penyakit fisik.

Contohnya saja dosa meminum minuman keras padahal terdapatbahaya mengkonsumsi alkohol dalam islam, bukankah para penenggak minuman haram ini akan mendapatkan penyakit liver, kanker hati, kerusakan otak, dan penyakit mematikan lainnya. Demikian juga para koruptor, pemakan uang riba, pencari harta dengan cara bathil, maka mereka akan memperoleh penyakit berat disebabkan makanan haram yang memenuhi perutnya dan keluarganya. Jika telah dibalas oleh penyakit yang menghilangkan segala kelezatan seperti ini, maka apakah yang menjadi kenikmatan berbuat maksiat di bulan Ramadhan pada Allah?

2. Tertutupinya hati

Tidak mengherankan para pelaku maksiat di bulan Ramadhan akan kehilangan rasa empati dan kemanusiaannya yang bisa decegah dengancara agar tidak terkena penyakit hati, hal ini disebabkan hatinya telah tertutupi dosa. “Sekali-kali tidak (demikian), sesungguhnya apa yang mereka selalu usahakan itu menutup hati mereka.” (Al-Muthaffifin: 14)

Pelaku dosa dan maksiat dibulan Ramadhan tidak akan bisa merasakan iba atau kasihan pada orang miskin,yang mereka kedepankan hanyalah kepentingannya sendiri, setiap hal yang takmenguntungkannya akan ditanggapinya dengan sikap ‘ini bukan urusan saya!’

Tertutupinya hati jugamenjadikan para pelaku maksiat di bulan Ramadhan sukar sekali menerima ilmu.Jika kita sulit menyerap suatu ilmu atau pelajaran, cobalah introspeksi adakah maksiatdi bulan Ramadhan yang kita perbuat? Lalu segeralah bertaubat. Hanya itulahobat yang tepat.

3. Terhalangnya rezeki

Dampak dosa dan maksiat dibulan Ramadhan jelas akan menghalangi seseorang dari rezekinya, entah iturezeki berupa kebahagiaan dalam rumah tangga, rezeki berupa keturunan shaleh,rezeki berupa kesehatan, rezeki berupa tetangga dan rekan-rekan yang baik, danlain sebagainya. Sungguh amat merugi! “Sesungguhnyaseorang manusia kerap terhalang dari rezeki disebabkan dosa yang dilakukannya.”(HR. Ibnu Majah)

4. Kerusakan di daratandan lautan

Berbagai kerusakan didarat dan laut akan terlihat disebabkan oleh banyaknya pelaku kemaksiat dibulan Ramadhanan di sebuah negeri. “Telahnampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tanganmanusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat)perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rum:41)

Hal ini merupakan tegurandari Allah agar kita bertaubat dari segala dosa dan maksiat di bulan Ramadhanyang diperbuat, serta kembali ke JalanNya. Namun apabila teguran ini tidakdiindahkan, maka sesungguhnya azab Allah amatlah pedih.

5. Azab berupa berbagaibencana

Bencana alam berupa kekeringan,kebakaran hutan, banjir, badai, wabah penyakit, semuanya bisa jadi azab yangdiakibatkan oleh perbuatan maksiat di bulan Ramadhan yang dilakukan secaramasif di sebuah negeri.

Meskipun masih adaorang-orang beriman dalam negeri tersebut, namun Allah bisa jadi tetapmenurunkan siksanya.

“Jika tampak jelasberbagai macam kemaksiat di bulan Ramadhanan pada umatku, maka Allah akanmenyamaratakan azab di sisi-Nya kepada mereka semua.” Kemudian aku (UmmuSalamah) berkata, ‘Bukankah ada orang-orang shaleh di antara mereka?’ Beliaumenjelaskan, “Mereka juga ditimpa bencana saat itu seperti halnya yang lain,tetapi mereka akan mendapatkan ampunan dan keridho’an dari Allah.” (HR. Ahmad)

6. Tentang azab maksiat di bulan Ramadhan orang Kafir

Dalam sebuah dialog antaraNabi dan sahabat, Rasul bersabda: Adakah engkau ketahui, kepada siapaditurunkan ayat ini?Thaha ayat 124 (Maka sesungguhnya baginya penghidupan yangsempit)

Para sahabat pun menjawab:Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. Nabi Bersabda: azab maksiat di bulan Ramadhan bagi orang kafir di dalam kuburnya ituberupa siksa sembilan puluh sembilan tinnin. Tahukakah kamu apa itu tinnin?Yaitu sembilan puluh sembilan ular. Sedang tiap-tiap ular itu mempunyai tujuhkepala yang mencakar, menjilat (menggigit) dan meniup hingga bengkak pada tubuhorang kafir. Azab maksiat di bulan Ramadhan itu berlangsung hingga kiamat(Al-Hadist).

7. Azab di alam kubur

Imam Al-Ghazalimenyebutkan, bahwa azab maksiat di bulan Ramadhan itu merupakan jelmaan darisifat-sifat yang tercela, dari sombong, riya, dengki, tipu, busuk hati dansifat-sifat lainnya, yang berbilang-bilang dan bercabang-cabang. Sehinggaakhirnya menjelma di alam kubur berupa kalajengking dan ular.

8. Tentang azab maksiat di bulan Ramadhan bagi orang kikir tak maumengeluarkan zakat

Sebagaimana Firman Allahdalam surat Ali Imran tentang larangan kikir dalam mengeluarkan zakat . “Sekali-kali janganlah orang-orang yangbakhil (kikir) dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNyamenyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan ituadalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan dilehernya kelak pada hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yangada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS. Ali Imran: 180).

9. Kesusahan di hari kiamat

Al Hafizh Ibnu Katsirrahimahullah berkata tentang dalam tafsir ayat ini: Yakni, janganlahsekali-kali orang yang bakhil menyangka, bahwa dia mengumpulkan harta itu akan bermanfaatbaginya. Bahkan hal itu akan membahayakannya dalam (urusan) agamanya, dankemungkinan juga dalam (urusan) dunianya. Kemudian Allah memberitakan tentangtempat kembali hartanya pada hari kiamat, Dia berfirman,”Harta yang merekabakhilkan itu akan dikalungkan di leher mereka, kelak pada hari kiamat.”[Tafsir Ibnu Katsir, surat Ali Imran ayat 180]

Abu Hurairah r.a berkata:Nabi Sawa bersabda : “Siapa yangdiberi Oleh Allah kekayaan harta kemudian tidak mengeluarkan zakatnya, akandibentuk baginya harta itu berupa ular botak kepalanya, bersungut dua, laludikalungkan di lehernya pada hari kiamat, lalu menggigit kanan kiri pipi sambilberkata : “Aku hartamu, aku timbunan kekayaanmu.” (HR. Bukhari)

10. Azab di dunia

  • Dihapus tanda orang salih dari mukanya
  • Tiap amal yang dikerjakan tidak diberi pahalaoleh Allah
  • Doanya tidak dinaikkan ke langit
  • Tidak dapat bagian dari doa orang-orang salihin

11. Adapun hukuman yang terkena ketika mati :

  • Matinya hina
  • Matinya kelaparan
  • Matinya haus, dan andaikan diberi air samuderadunia tidak akan puas dan tetap haus.

12. Adapun hukuman ketika di alam kubur :

  • Disempitkan kuburnya hingga hancur tulang-tulangrusuknya
  • Dinyalakan api dalam kubur, maka iabergelimpangan dalam api, siang dan malam.
  • Didatangkan padanya ular bernama syuja yang butamatanya dari api dan kukunya dari besi tiap kuku panjangnya perjalanan sehari,ia berkata pada di mayat: “Aku syuja al aqra sedang suaranya bagaikanpetir yang menyambar, ia berkata: “Allah telah menyuruhku memukul kamukarena meninggalkan salat subuh hingga terbit matahari, dan memukulmu karenameninggalkan salat zuhur hingga asar, dan memukulmu karena meninggalkan salatmagrib hingga isya dan memukulmu karena meninggalkan salat Isya hingga subuh,dan tiap ia memukul satu kali terbenamlah orang itu ke dalam tanha tujuh puluhhasta, maka ia selalu tersiksa dalam kubur hingga hari kiamat.

13. Adapun hukuman yang menimpa setelah keluar dari kubur:

  • Diberatkan hisabnya
  • Allah murka padanya
  • Masuk dalam neraka

Diriwayatkan: Bahwa dalam jahanam ada lembah bernamaLamlam yang berisi ular-ular, tiap-tiap ular setebal leher onta, panjangnyasejauh perjalanan sebulan, menggigit orang yang meninggalkan salat, makamendidihnya bisa racunnya dalam badan orang yang digigit selama tujuh puluhtahun kemudian hancur dagingnya.

Mengerikan ya.. yuk kitamemperbanyak kebaikan agar jauh dari azab dan dekat dengan kebaikan di duniadan di akherat.. Semoga kita semua meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.Sampai jumpa di artikel berikutnya.. terima kasih.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 59,616 other followers
%d bloggers like this: